Showing posts with label Humor dewasa A. Show all posts
Showing posts with label Humor dewasa A. Show all posts

Tipe cewek musik

Rico : "Eh Dun, cewek tuch ada
tipe-tipenya lho ?"
Edun : "Apaan aja, tuch !"
Rico : "Tipe Cewek Musik."
Edun : "Cewek Musik artinya
apa ?"
Rico : "Mungil Tapi Asyik !"
Edun : "Oooo . . . . . kalau Cewek
Gitar ?"
Rico : "Gigitannya Bikin
Gemetar."
Edun : "Cewek Biola ?"
Rico : "Bibir Olah Raga Tangan
Merajalela."
Edun : "Cewek Suling ?"
Rico : "Suka Di pakai Pengganti
Guling."
Edun : "Cewek Dram ?"
Rico : "Dramatis dan Kejam."
Edun : "Cewek Piano ?"
Rico : "Pikun Agak Norak."
Edun : "Cewek Terompet ?"
Rico : "Teraombang-ambing
Karena Kepepet."
Edun : "Cewek Bas ?"
Rico : "Betah Aduh Sedot !".

Permintaan agar kemaluan menyentuh tanah

Seorang Pemuda yang maniak
pada masalah seks, ketika
sedang mengembara
menemukan lampu ajaib, dan
ketika digosok muncullah jin
yang sanggup memberikan tiga
permintaan apa saja.
Maka berkatalah si pemuda:
"Pertama, saya ingin wajah saya
menjadi semakin tampan.
Kedua, saya ingin bodi saya
menjadi semakin seksi. Ketiga,
saya ingi kemaluan saya bisa
sampai menyentuh tanah."
Maka, jadilah pemuda itu yang
tampan, berbodi seksi, dan
tanpa kedua kaki.

Menjadi batu karena mengintip cewek

Dua orang anak laki-laki yang
sedang mencapai masa
pubertas, yaitu Anto dan Badu
sedang bermain di pinggir
sungai. Tiba-tiba Badu masuk ke
dalam semak yang kebetulan
ada di dekat situ. Anto
menunggu sambil keheranan,
tapi setelah menunggu
beberapa lama Badu tidak
keluar-keluar. Anto pingin tahu
lalu ia pun masuk dalam semak
tersebut.
Dari dalam semak itu, Anto dan
Badu menginting seorang cewek
yang sedang mandi. Tiba-tiba
lagi Anto keluar dari semak dan
berlari pulang. Badu kaget lalu
tanpa pikir panjang mengikuti
Anto. Sampai di rumah Badu
bertanya kepada Anto.
Badu : "Kenapa tadi kamu lari?"
Anto : "Ibuku bilang kalau aku
melihat cewek telanjang, nanti
tubuhku akan berubah jadi batu.
Tadi aku sudah merasakan ada
bagian tubuh yang mulai
mengeras. Makanya aku cepat-
cepat pergi dari situ!"
Badu : "Ooooh begitu." sambil
mengangguk mengerti.

Senyawa paling berbahaya

Dosen : "Tahukan kamu
senyawa apa yang paling
berbahaya?"
Rama : "Sperma!"
Dosen : "Alasanmu?"
Rama : "Setetes sperma
menyebabkan saya harus
menanggung biaya seumur
hidup dua orang, yakni pacar
dan anaknya!".

Memiki ijazah plus

Ada seorang pelamar wanita
bernama Arum, ia sedang
marah-marah di depan sang
Direktur yang mencari tenaga
seorang Sekertaris.
"Bapak bagaimana sih, katanya
syaratnya berijazah plus," kata
Arum sang pelamar itu yang
bertubuh kurang menarik dan
berwajah pas-pasan.
"Saya mahir, Bahasa Inggris,
Bahasa China, Steno,
Administrasi, Komputer
Akutansi, eh malah engga'
diterima?"
"Soalnya, gadis ini mempunyai
'Plus' yang saya inginkan," kata
sang Direktur sambil memeluk
seorang gadis cantik berbadan
montok.

Konsultasi pernikahan ke dokter

Tuti seorang janda kembang dan
ia adalah mantan napi yang
ingin berkeluarga lagi. Ketika
mendekati hari perkawinannya,
wanita itu tampak bingung dan
gugup. Lalu ia datang ke
seorang dokter psikiater.
"Dokter, saya sudah lama tidak
menikah karena hidup dalam
penjara. Sekarang saya akan
menikah lagi. Tapi saya gugup
dan bingung. Sebaiknya apa
yang harus saya lakukan pada
malam pertama di kamar
pengantin, Dokter?"
"Lakukan seperti saat Anda
masuk kamar pengantin
bersama suami Anda yang
dulu."
"Dokter yakin itu hal yang baik?"
"Saya rasa, ya"
Sehari setelah malam
perkawinan Tuti wanita mantan
napi itu, sang dokter terkejut
membaca berita di koran
tentang pembunuhan yang
dilakukan seorang pengantin
perempuan terhadap pengantin
lelaki pada malam pertama
pasangan itu masuk ke kamar
pengantin. Perempuan yang
membunuh suaminya itu adalah
Tuti wanita mantan napi itu
sendiri. Sang Dokter penasaran
dan menemui Tuti si Wanita
napi dalam penjara.
"Mengapa Anda membunuh
suami Anda?"
"Saya mengikuti saran Anda,
Dokter. Karena dulu ketika saya
jadi penagantin, begitu masuk
kamar saya membunuh suami
saya, makanya saya dipenjara."
"Astagaa! Lain kali jangan minta
saran pada saya, ya?" ujar si
Dokter dengan menyesal.

Korban tdk boleh bertemu pemerkosa

"Bu, ibu adalah korban
pemerkosaaan. Untuk menjaga
sesuatu yang kita tidak inginkan
bersama, ibu tidak diizinkan
melihat wajah Anton, penjahat
yang memperkosa ibu di
penjara."
"Tapi tolonglah saya,Pak. Saya
ingin bertemu beberapa menit
saja. Sebab, setelah
pemerkosaan itu, saya tidak
pernah merasakan kebahagiaan
lagi."
"Saya tahu, ibu jadi tertekan
setelah pemerkosaan itu."
"Ya, sebab setelah pemerkosaan
itu terjadi, saya baru tahu
bahwa ternyata permainan
suami saya tidak ada apa-
apanya dibandingkan dengan
permainan Anton, Pak."

Hubungan intim antar siswa sekolah

Disebuah sekolah menengah
atas di kota X telah terjadi
sebuah kejadian dimana seorang
siswinya 'kebobolan'. Maklum,
anak ABG sekarang emang
kreatif untuk yang satu ini.
Karena kasus itu sepuluh siswa
yang diduga ikut ber 'sa-lo-
meria' diciduk dan dibawa ke
ruang BP. Lalu kepala sekolah
menginterogasi:
Ka.sek : " murid-muridku
sekalian, apa benar kalian
pernah berhubungan dekat
dengan siswi ini?"
Murid : (serempak menjawab)
"Betul paaaak."
Tetapi di tengah serempaknya
jawaban siswa-siswa itu ada
satu yang lain.
Ka.sek : "Hai, kamu. Semua
kawanmu sudah ngaku. Kenapa
kamu tidak?? Kamu banci, ya?"
Murid yang satu : "Sumpah pak!!
Sumpah mati disamber gledek.
saya tidak mempunyai
hubungan dekat ama dia (siswi).
Kalau hubungan intim sama dia
(siswa) saya akui pak!!"
Kasek : "?????".

Mengintip malam pertama

Pada suatu keluarga Betawi
dikawinkanlah tiga anak
perempuannya secara
bersamaan, setelah acara
perhelatan selesai tibalah
malam pertama dan tentunya
masuk kamarlah ketiga
pengantin baru tersebut.
Dengan maksud untuk
mengetahui keharmonisan
ketiga anak perempuannya,
dilakukan pengecekan pada
tengah malamnya.
Di depan pintu kamar anak
tertuanya terdengar suara
lembut mendayu-dayu.
"Wah, bu ternyata anak pertama
kita bertipe 'romantis'" kata
bapak kepada ibunya menarik
kesimpulannya.
Di depan pintu kedua terdengan
suara gaduh. "Anak kedua ketiga
kita bertipe 'agresif' rupanya,"
kata si bapak.
Setelah sampai di pintu ke tiga,
tidak terdengar suatu suara pun,
ditunggu lima, sepuluh,
setengah jam tetap sunyi. "Wah
kok tidak terdengar apa-apanya
bu, bagaimana kalau kita intip
saja?" kata bapak.
Si ibu dengan penasaranpun
langsung mengiyakan ajakan si
bapak.
Pada saat yang bersamaan dari
dalam terdengar suara tersedak
anak perempuannya : "Aah fafaf
fagi fenak-fenak fok fiintif."

Hadiah sertifikat cinta

Dua orang pria yang sudah
beristri sedang bercakap-cakap.
Mereka adalah teman baik sejak
masa bujangan dulu, jadi hal-hal
pribadi pun bisa jadi bahan
percakapan mereka.
Anto : "Du, saya bingung nih.
Istriku sebentar lagi ulang
tahun. Enaknya diberi hadiah
apa ya?"
Badu : "Berikan apa yang ia
suka... kamu pasti tahu
doong..."
Anto : "Itu masalahnya, semua
barang kami sudah punya.
Lagipula kalau istriku ingin
sesuatu, dia bisa beli sendiri
koq."
Badu berpikir sejenak. Kemudian
ia melontarkan sebuah ide.
Badu : "Bagaimana kalau kamu
beri istrimu Sertifikat Cinta.
Isinya begini : selama 60 menit
kedepan, kamu akan
mengabulkan segala
permintaannya untuk bercinta
dengan gaya apapun juga."
Anto : "Wah, cemerlang juga
otakmu. Lagipula kan aku
enggak usah keluar duit.
Krismon nih!"
Anto kembali ke rumah untuk
melaksanakan ide temannya itu.
Beberapa hari kemudian, ia
kembali menemui Badu.
Badu : "Bagiamana To, istrimu
suka nggak dengan hadiahmu
itu?"
Anto : "Wah, dia suka sekali Du.
Setelah membaca sertifikat itu,
dia langsung melompat dan
mencium dahiku. Terus dia pergi
ke luar rumah dan berpesan
akan kembali lagi sejam
kemudian."
Badu : "???".

Tidak perlu pakai bra

Seorang tamu yang rada
sombong bernama Sapto habis
berkencan dengan Joice seorang
perempuan malam. Sapto masih
memperhatikan Joice saat
mengenakan bra pada dadanya
yang datar dan kempes itu.
Sapto : "Untuk apa kau
mengenakan bra, toh tidak ada
yang perlu kau bungkus di balik
bra itu?!"
Joice dengan sewotnya
menjawab : "Usil amat
mulutmu. Saat kau mengenakan
celana dalam tadi, aku tidak
bilang kalau hal itu sia-sia juga
karena tak ada yang perlu kau
bungkus di balik celana
dalammu itu?!".

Ingin pacaran dgn bule

Rani adalah seorang yang
sangat tergila-gila dengan
cowok bule. Setiap hari ia
mengimpikan untuk dapat
berpacaran dan melampiaskan
fantasinya dengan tipe cowok
idamannya itu. Suatu malam Ia
bertemu seorang lelaki bule
yang gagah perkasa. Merasa
mendapatka impiannya Rani
membawanya ke rumah.
Sesampainya dirumah, mereka
langsung menuju kamar.
Rani : "Nah, sekarang kita sudah
dikamar saya, tolong bukakan
semua pakaian saya."
Setelah lelaki itu membukakan
semua pakaiannya, kemudian
Rani berkata lagi : "Maukah
kamu mengikat kedua tangan
saya ditepi tempat tidur dan
lakukan apa yang Kamu mau."
Kemudian Si bule tersebut
melihat seluruh ruangan dan
kemudian mengambil semua
perhiasan Rani dan
meninggalkannya terikat di tepi
tempat tidur.

Sama2 pelupa

Harto adalah seorang suami
yang sering 'Jajan' di komplek
lokalisasi. Suatu malam ketika ia
selesai kencan dengan isterinya
sendiri, Harto langsung
menyerahkan uang lima puluh
ribu kepada sang isteri dan
buru-buru mengenakan celana
panjang.
Saat sang isteri pergi ke kamar
mandi, Harto baru sadar bahwa
kebiasaan itu hanya berlaku
untuk seorang pelacur yang
melayaninya, bukan untuk sang
isteri.
"Celaka ! Pasti isteriku akan tahu
kalau aku sering jajan di tempat
begituan?!" gumam Harto
dengan cemas.
Ia tak punya alasan untuk
menarik kembali uangnya itu.
Tapi ketika sang isteri keluar
dari kamar mandi, ternyata ia
langsung di dekati oleh sang
isteri yang berwajah berang.
Sang isteripun membentaknya:
"Hei, kurang nich! Biasanya
seratus ribu, kenapa kau kasih
cuma lima puluh
ribu?!"
Harto : "Biasanya... ?!"
"Oh, hmm, eeh... anu...
maksudku..." sang isteripun
gugup dan pucat sekali.

Istimewa telor dua

Gara-gara dollar harganya ngga
karu-karuan, menjadikan si Badu
OKB (orang kaya baru). Maklum
kebon kopi dia seabreg-abreg,
mana harga kopi lagi bagus-
bagusnya. Sehabis panen, dia
pengin memanjakan diri, pergi
ke Jakarta. Nggak lupa bawa si
Mat Juki, centeng
kesayangannya.
Sesampai di Jakarta, dia nginep
di hotel bintang lima. Giliran
mau makan, dipanggilnya si
centeng.
Badu : "He Mat Juki... Gue
pengen makan nasi goreng
nih..."
Mat Juki : "Siap bos..."
Badu : "Eh... jangan lupa yang
istimewa."
Mat Juki : "Istimewa gimane
bos?"
Badu : "Istimewa tu artinye pake
telor dua."
Si Mat Juki pun segera pergi
membeli pesanan si bos. Agak
siangan dikit perut si Badu
berasa lapar lagi.
Badu : "Mat Juki siang-siang
begini enaknya makan mi
goreng nih. Jangan lupa yang
istimewa."
Mat Juki : "Beres boss.."
Si Mat Juki pun segera pergi
membeli pesanan si bos. Malam
harinya, karena AC hotel yang
kelewat dingin, giliran 'barang'
si Badu yang minta jatah.
Badu : Mat Juki gue pingin
'bodrex' (bobo dengan perex)
"Nih, cariin gue cewek dong.
Jangan lupa yang istimewa ye..."
Mat Juki: "Beres bos..."
Si Mat Juki pun segera ngacir
nyari pesenan si bos.
Giliran mau diembat tu cewek, si
Badu Teriak:
"He Mat Juki kesini lu... Brengsek
lu! Gua kan minta cewek yang
istimewa ngapain lu empanin
gue bencong??!!"
Mat Juki : "Lho kan sesuai
pesanan bos, istimewa, telornya
dua...".

Rahasia lengket dgn istri muda

Nyonya Heni setahun
belakangan ini uring-uringan. Ini
lantaran suaminya beristri lagi
dan hari-hari sang suami
senantiasa dihabiskan di rumah
istri mudanya. Sengaja Nyonya
Heni tidak minta cerai karena dia
optimis bahwa suaminya bakal
bisa dia rebut kembali dari
cengkeraman istri muda.
Berbagai upaya pun dilakukan
Nyonya Heni untuk
mendapatkan kembali
mutiaranya yang hilang.
Usahanya antara lain dengan
menyewa mata-mata untuk
mengumpulkan informasi
sebanyak mungkin tentang
kehidupan suaminya dengan
sang istri muda, termasuk
informasi rahasia ranjang
mereka: kenapa sang suami
sampai lengket betul dengan
istri muda.
Selidik punya selidik, si mata-
mata berhasil mendapatkan
informasi yang sangat akurat
tentang mengapa suami Nonya
Heni begitu betah di kamar tidur
istri muda. Rupanya, dalam
setiap kali ritual hubungan
biologis, si istri muda selalu
mengawalinya dengan
permainan yang mereka biasa
sebut American Breakfast.
Konkretnya, si istri muda
menyediakan tubuh polosnya
seperti sepotong roti dan di
meja samping tempat tidur
selalu tersedia berbagai jenis
selai (ada selai nanas, selai
srikaya, selai strawberi) dan
juga messes coklat. Selanjutnya,
sang suami tinggal menikmati
"rotinya" dengan pilihan rasa
sesuai selera pada hari itu.
"Silakan hero-ku kau mau
sarapan roti dengan rasa apa,
tinggal pilih saja," begitu rayu si
istri muda. Jika pas sedang
pingin rasa nanas, sang suami
akan mengoleskan selai nanas di
atas "roti" dan melahapnya
habis-habisan. Di hari lain, sang
suami pingin "roti" dengan selai
srikaya bertabur messes, dan
seterusnya.
Mendengar laporan mata-mata
tadi, Nyonya Heni pun tidak mau
kalah set. Dia sadar usianya
sudah tidak muda lagi, namun
rasa optimisnya mengalahkan
kesadaran akan usia dan bentuk
tubuhnya. Dibelinya berbagai
macam selai dan messes di
supermarket dan ditatanya
dengan rapi di kamar tidur. Pas
jadwal suaminya pulang ke
sarang lama, Nyonya Heni pun
segera mempersiapkan dirinya.
Dilucutinya segala jenis
pakaiannya dan jadilah dia
sepotong "roti" di tempat tidur.
Begitu suaminya masuk kamar,
Nyonya Henipun membuka
acara "sarapan" dengan berkata:
"Silakan sayangku, kau mau
sarapan roti dengan model dan
rasa apa, tinggal pilih saja."
"Well" jawab suami, "hari ini
kayaknya aku ingin roti itu
dipanggang saja!".